GELORA.ME -Brigadir Ridhal Ali Tomi disebut bekerja mengawal pengusaha di Jakarta tanpa seizin pimpinan di Polresta Manado, Sulawesi Utara. Hal ini kemudian menjadi tanda tanya bagi Kompolnas. Sebab, pimpinan tidak mengetahui tindakan anak buahnya.
"Pimpinan harus tahu! Justru pimpinannya harus diperiksa kalau sampai tidak tahu," kata Komisioner Kompolnas Poengky Indarti, Selasa (30/4).
Poengky mengatakan, Brigadir Ridhal sudah bekerja sejak 2021 mengawal pengusaha tersebut. Oleh karena itu, menjadi aneh bila pimpinan tidak mengetahui hal yang dikerjakan oleh Ridhal.
"Seharusnya sebagai pimpinan yang baik, pimpinan mencari dong, anggotanya ke mana? Masa 3 tahun dibiarkan? Digaji pula. Pimpinan harus diperiksa atas dasar tidak melakukan kewajiban melakukan Pengawasan Melekat terhadap anggotanya," jelasnya.
Sebelumnya, Anggota Satlantas Polresta Manado, Brigadir Ridhal Ali Tomi ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala di Tegal Parang, Mampang, Jakarta Selatan. Dia tewas di dalam mobil Alphard warna hitam.
Kabar tewasnya Brigadir Ridhal dibenarkan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Kasus kemudian sudah ditangani Polres Metro Jakarta Selatan.
Artikel Terkait
Pria Tertua Arab Saudi Meninggal di Usia 142 Tahun, Miliki 134 Keturunan
Partai Buruh & KSPI Tolak Penghapusan Pilkada Langsung: Ancaman bagi Upah Buruh dan Demokrasi
SBY Tegaskan Persaudaraan Modal Utama Bangsa Kuat, Peringatkan Bahaya Konflik Internal
Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024: Kronologi, Dugaan, dan Sindiran Yudo Sadewa