Seorang pejabat senior Israel mengonfirmasi bahwa beberapa warga Australia dengan keterampilan dan pelatihan khusus termasuk di antara 360 ribu tentara cadangan yang dipanggil untuk berperang sejak Israel menyatakan perang melawan Hamas.
Pejabat itu tidak mau memastikan berapa banyak tentara cadangan yang meninggalkan Australia untuk berperang demi Israel.
Beberapa tentara cadangan melakukan perjalanan dari Australia ke Israel dengan penerbangan komersial dalam seminggu terakhir, sementara yang lain melakukan penerbangan repatriasi dari Bangkok yang diselenggarakan oleh pemerintah Israel.
Jurubicara militer Israel Jonathan Conricus mengatakan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) akan beroperasi dengan kekuatan signifikan di Kota Gaza. IDF juga telah memperingatkan warga Gaza untuk pindah ke wilayah selatan.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Pria Tertua Arab Saudi Meninggal di Usia 142 Tahun, Miliki 134 Keturunan
Partai Buruh & KSPI Tolak Penghapusan Pilkada Langsung: Ancaman bagi Upah Buruh dan Demokrasi
SBY Tegaskan Persaudaraan Modal Utama Bangsa Kuat, Peringatkan Bahaya Konflik Internal
Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024: Kronologi, Dugaan, dan Sindiran Yudo Sadewa