Kritik dari Anies Baswedan disampaikan saat menjadi pembicara kunci dalam Dialog Kebangsaan di Semarang. Anies menyatakan bahwa Indonesia tidak akan bisa maju jika jabatan publik diberikan kepada orang yang tidak memiliki kompetensi yang sesuai.
“Banyak tanggung jawab publik hari ini diberikan bukan karena kompetensi, tapi karena koneksi. Kalau begini, kapan negeri ini bisa maju,” kata Anies. Dia menegaskan bahwa integritas harus menjadi kunci dalam sistem politik untuk mewujudkan kebijakan yang berkeadilan.
Latar Belakang: Nilai 11 dari 100 dan Pernyataan Prabowo
Dinamika politik ini juga diwarnai oleh pernyataan Prabowo yang mengungkit pemberian nilai 11 dari 100 oleh Anies terhadap kinerjanya saat menjabat Menteri Pertahanan. Meski demikian, Prabowo menyatakan tidak mendendami Anies dan justru menganggap bahwa peristiwa tersebut membantunya memenangkan Pilpres 2024.
“Kalau dikasih nilai 11 tuh gue gak apa-apa tuh, sebetulnya dia yang bantu aku menang karena emak-emak kasihan,” ujar Prabowo dalam pidatonya di Munas VI PKS.
Artikel Terkait
Bahlil di Depan Prabowo: Demi Merah Putih, Nyawa Kami Berikan untuk Swasembada Energi
KPK Periksa Ketua Ekonomi PBNU, Ungkap Modus Korupsi Kuota Haji Eks Menag Yaqut
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi, Dituding Menistakan Agama Lewat Candaan Salat
Roy Suryo Protes Pelimpahan Berkas Kasus Ijazah Jokowi: Hak Tersangka Disebut Belum Dipenuhi