Menurut Jamiluddin, jika menteri-menteri terafiliasi Geng Solo tersebut tidak direshuffle maka akan sangat berbahaya bagi pemerintahan Presiden Prabowo sendiri.
“Sebaiknya, menteri yang teridentifikasi geng Solo di-reshuffle. Itu secara politis bisa membahayakan Prabowo,” pungkasnya.
Geng Solo ini belakangan kembali ramai dibahas, termasuk oleh para aktivis setelah Jokowi lengser.
Beberapa di antaranya dituding masih berada di pemerintahan, seperti Budi Arie Setiadi, Budi Gunadi Sadikin, hingga Sakti Wahyu Trenggono yang lantang menyebut Jokowi sebagai bos mereka pasca Idulfitri tahun ini.
Kemudian, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Mendagri Tito Karnavian, dan beberapa lagi lainnya
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Bahlil di Depan Prabowo: Demi Merah Putih, Nyawa Kami Berikan untuk Swasembada Energi
KPK Periksa Ketua Ekonomi PBNU, Ungkap Modus Korupsi Kuota Haji Eks Menag Yaqut
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi, Dituding Menistakan Agama Lewat Candaan Salat
Roy Suryo Protes Pelimpahan Berkas Kasus Ijazah Jokowi: Hak Tersangka Disebut Belum Dipenuhi