Selain itu, penggunaan pajak negara mestinya dimanfaatkan untuk pembangunan sektor yang menghasilkan, bukan untuk pengadaan bansos.
"Karena masalah kemiskinannya diselesaikan lewat pasar," bebernya. Sayangnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut paradigma penyelesaian masalah kemiskinan dengan pendekatan ekonomi ini secara politik kurang populer.
Hal ini lantaran pemerintah atau elite politik yang sedang maupun akan menjabat, tak bersentuhan langsung dengan rakyat .
"Karena kalau ngasih bansos itu kongkrit, saya bertransaksi nih dengan rakyat, saya berikan A lalu Anda pilih saya, begitu kan kira-kira?," ujar Anies disambut gelak tawa pengusaha Apindo.
"Tapi kalau pakai policy ini enggak kelihatan itu, transaksi antara pemimpin dan rakyatnya itu. Tapi sekarang mau pilih mana, mau negeri ini dijebak di dalam situasi begini? Atau harga diri yang mereka dapatkan dari pendapatan tanpa lewat bansos.
Kenapa? Karena pendapatannya saya cukup. Dari mana? Dari pertanian saya," sambungnya disambut tepuk tangan meriah lagi
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Kisah Gus Dur Diperiksa Polisi: Perbandingan Kritis dengan Kasus Ijazah Jokowi
Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji: Fakta Kerugian Negara Rp1 Triliun & Klaim Tidak Makan Uang Jemaah
Oegroseno Tegaskan Polisi Tak Berwenang Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu
KPK Periksa Gus Aiz PBNU: Dugaan Aliran Dana Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun