GELORA.ME - Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) telah resmi mengumumkan nama-nama Daftar Calon Sementara (DCS) Bacaleg DPR RI pada Jumat (18/8/2023).
Adapun usai agenda pengumuman terdapat masukan dari sejumlah pihak kepada KPU RI lantaran data awal yang di umumkan disebut tak sinkron dengan data yang tercantum didalam laman website resmi.
Ketidaksinkronan itu yakni dalam agenda awal pengumuman KPU menyebut total jumlah DCS Bacaleg DPR RI yakni 9.925. Namun belakangan setelah diikoreksi karena tak sesuai, KPU RI lalu mengakui bahwa jumlah DCS Bacaleg itu yakni 9.919 orang.
Sementara itu, dari total ribuan DCS Baleg DPR RI itu, muncul satu nama yang terdengar asing ditelinga masyarakat. Pasalnya, nama itu tidaklah seperti layaknya nama orang Indonesia, namun memakai nama Mandarin. Nama itu yakni Chong Sung Kim.
Berdasarkan hasil penelusuran dari laman resmi KPU RI, Chong Sung Kim tercatat mencalonkan diri sebagai caleg DPR RI yang berasal dari Partai Golkar. Adapun Chong Sung Kim mengadu nasib maju sebagai Caleg DPR RI melalui jalur Daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta II.
Dalam laman resmi KPU RI,Chong Sung Kim tercatat dalam DCS, menempati nomor urut 7 yang diusung oleh Partai besutan orde baru yang saat ini dipimpin oleh Airlangga Hartarto.
Berdasarkan penelusuran, Chong Sung Kim akan bersaing dengan sejumlah nama besar dalam kancah dunia perpolitikan tanah air. Nama-nama itu yakni diantaranya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah (PKB), aktivis pro demokarasi Iwan Sumule (Gerindra), Ellfonda Mekel atau Once (PDIP), Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (PDIP) dan Masinton Pasaribu (PDIP).
Selain itu terdapat nama nama lain yang juga bakal menjadi pesaing Chong Song Kim di Dapil II DKI Jakarta yakni Christina Ariyani (Golkar), Ahmad Effendy Choirie (NasDem), Okky Asoka wati Padmodimuljo (NasDem), M. Hidayat Nur Wahid (PKS), Icuk Sugiarto (Hanura), Adhyaksa Dault (PAN).
Artikel Terkait
Ahok Tantang Jaksa Periksa Jokowi untuk Bongkar Kasus Korupsi Pertamina Rp 285 Triliun
Pembangunan Infrastruktur Jokowi: Masif Tapi Belum Merata, Ini Kritik Dosen FISIP UI
Reshuffle Kabinet Prabowo 2024: Juda Agung Wamenkeu, Sugiono Menko, dan Isu Pergantian Menkomdigi
Ahok di Sidang Korupsi Pertamina: Dorong Periksa Erick Thohir dan Jokowi untuk Ungkap Tuntas