Kesaksian Prajurit Venezuela: Detik-Detik Mencekam Serangan Udara AS 2026 yang Menggemparkan

- Selasa, 06 Januari 2026 | 12:25 WIB
Kesaksian Prajurit Venezuela: Detik-Detik Mencekam Serangan Udara AS 2026 yang Menggemparkan

Kesaksian Prajurit Venezuela: Detik-Detik Mencekam Serangan Udara AS 2026

GELORA.ME - Suasana mencekam melanda Venezuela menyusul serangan militer Amerika Serikat yang terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026 dini hari. Dentuman ledakan dan tembakan memecah keheningan, menciptakan momen paling menegangkan bagi prajurit di garis depan.

Kesaksian langsung datang dari Ricardo Salazar, seorang prajurit Angkatan Bersenjata Nasional Bolivarian Venezuela. Ia mengungkapkan kepanikan dan kebingungan yang melanda saat serangan udara mendadak terjadi.

Dengar Ledakan dan Siulan di Udara

Ricardo menuturkan, suara ledakan bersahutan disertai siulan keras di udara membuat arah serangan sulit dikenali. "Saya mendengar ledakan, saya mendengar siulan. Semuanya seperti siulan. Untuk sesaat saya tidak mendengar helikopter," ujarnya dalam kesaksian pada Minggu (4/1/2026).

Terlempar Akibat Ledakan Bom

Dalam hitungan detik, sebuah benda jatuh tak jauh dari posisinya. Ledakan dahsyat yang menyusul langsung melemparkan Ricardo dan seorang prajurit lainnya ke tanah. "Sesaat kemudian, sesuatu jatuh di dekat saya, sebuah bom, saya tidak tahu. Lalu saya dan seorang prajurit terpental akibat ledakan," katanya.

Halaman:

Komentar