Rincian Dakwaan: Kerugian Negara Rp2,1 Triliun dan 25 Pihak yang Diperkaya
Dalam berkas dakwaannya, JPU mendakwa Nadiem menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp2,1 triliun. Rinciannya berasal dari:
- Kemahalan harga Chromebook senilai Rp1,56 triliun.
- Pengadaan Chrome Device Management (CDM) yang dinilai tidak diperlukan, senilai 44 juta dolar AS atau setara Rp621 miliar.
Selain itu, Nadiem juga didakwa menguntungkan diri sendiri dan 24 pihak lainnya. Total nilai pengayaan untuk 25 pihak tersebut mencapai miliaran rupiah dan valuta asing, dengan Nadiem didakwa sebagai penerima manfaat terbesar sebesar Rp809 miliar.
Daftar 25 Pihak yang Didakwa Diperkaya dalam Kasus Korupsi Chromebook:
- Nadiem Anwar Makarim: Rp809,59 miliar
- Mulyatsyah: SGD 120.000 & USD 150.000
- Harnowo Susanto: Rp300 juta
- Dhany Hamiddan Khoir: Rp200 juta & USD 30.000
- Purwadi Sutanto: USD 7.000
- Suhartono Arham: USD 7.000
- Wahyu Haryadi: Rp35 juta
- Nia Nurhasanah: Rp500 juta
- Hamid Muhammad: Rp75 juta
- Jumeri: Rp100 juta
- Susanto: Rp50 juta
- Muhammad Hasbi: Rp250 juta
- Mariana Susy: Rp5,15 miliar
- PT Supertone (SPC): Rp44,96 miliar
- PT Asus Technology Indonesia: Rp819,2 juta
- PT Tera Data Indonesia (AXIOO): Rp177,41 miliar
- PT Lenovo Indonesia: Rp19,18 miliar
- PT Zyrexindo Mandiri Buana: Rp41,17 miliar
- PT Hewlett-Packard Indonesia: Rp2,26 miliar
- PT Gyra Inti Jaya (Libera): Rp101,51 miliar
- PT Evercoss Technology Indonesia: Rp341 juta
- PT Dell Indonesia: Rp112,68 miliar
- PT Bangga Teknologi Indonesia (Advan): Rp48,82 miliar
- PT Acer Indonesia: Rp425,24 miliar
- PT Bhinneka Mentari Dimensi: Rp281,67 miliar
JPU mendakwa perbuatan Nadiem melanggar Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Tipikor jo Pasal 55 KUHP, terkait penyalahgunaan kewenangan yang merugikan keuangan negara.
Perkembangan sidang kasus korupsi pengadaan Chromebook Kemendikbudristek ini terus menjadi sorotan publik, seiring dengan pembelaan kuat yang disampaikan oleh mantan menteri kabinet Jokowi tersebut.
Artikel Terkait
Alasan Podcast Denny Sumargo & Ahok Dihapus YouTube: Pelanggaran Aturan hingga Isu Pilkada DPRD
Ammar Zoni Klaim Diperas Rp3 Miliar Oknum Penyidik di Sidang Narkoba
KSAD Maruli Sindir Donatur Bencana: Kritik Keras Soal Pencitraan dan Spanduk Besar
Agri Fanani Dilaporkan Demokrat: Profil, Kasus Ijazah Jokowi, dan Tudingan ke SBY