Miliarder Dubai Kecam Penangkapan Maduro oleh AS: "Apa Hak Amerika Serikat?"
Seorang miliarder terkemuka asal Dubai menyatakan keterkejutannya atas tindakan Amerika Serikat yang menyerang Venezuela dan menangkap presidennya, Nicolas Maduro. Khalaf Al Habtoor, ketua Al Habtoor Group, secara terbuka mempertanyakan legitimasi aksi AS tersebut.
"Siapa yang memberikan izin kepada Amerika? Apa hak Amerika untuk menyerang negara berdaulat?" tanya Al Habtoor, seperti dilansir dari Khaleej Times.
Menyoroti Pernyataan Presiden Trump
Al Habtoor mengungkapkan kebingungannya atas logika Presiden AS kala itu, Donald Trump, yang mengumumkan penangkapan Maduro dan rencana mengambil alih pemerintahan Venezuela. Ia menggugat bagaimana nasib 30 juta penduduk sebuah negara bisa ditentukan dengan begitu mudah oleh pihak asing.
Pada pengumuman tersebut, Trump menyatakan AS akan mengelola Venezuela pasca-penangkapan dan mengambil kembali minyak negara itu sebagai kompensasi atas pengeluaran Washington di masa lalu.
Artikel Terkait
7 Destinasi Hidden Gem Viral 2026 untuk FYP TikTok & Cara Download Tanpa Watermark
Warga Blora Blokade Jalan Desa, Klaim Lahan Tergerus Pelebaran Jalan
Atalia Praratya dan Ridwan Kamil Resmi Cerai, Ini Isi Putusan PA Bandung 2026
Anak Politisi PKS Maman Suherman Tewas Ditikam, Pelaku HA Ditangkap dan Minta Dihukum Mati