"Selain itu, juga diselenggarakan Pemilihan Arsiparis Teladan dengan pemenang Siti Eva Marsuswati dari Setda, Sunarti dari Dinas Kesehatan dan Retno Wahyuningsih dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan," kata Duana.
Pj Bupati Kulon Progo, Ni Made Dwipanti Indrayanti mengapresiasi program kegiatan yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan termasuk peluncuran Aplikasi Srikandi.
Baca Juga: Kecelakaan Tunggal, Mobil Oleng Tabrak Rumah Hingga Penumpang Meninggal Dunia, Ini Kronologinya
Ia menilai, aplikasi ini merupakan perwujudan inovasi transformasi digital yang akan mengubah cara pengarsipan di Kulon Progo menjadi lebih efisien dan efektif.
"Keinginan pemerintah untuk paperless dapat diakomodasi melalui penggunaan aplikasi ini karena mempunyai nilai lebih pada mekanisme pengarsipan digital dengan jangkauan secara nasional," kata Made.
Made berharap, penerapan Aplikasi Srikandi dapat meningkatkan kualitas dan akuntabilitas dalam kearsipan serta menjadi memori kolektif bangsa. Sebab, pengelolaan informasi secara digital dapat terekam dan tersimpan dengan baik.
"Penggunaan Aplikasi Srikandi akan meningkatkan pelayanan masyarakat dan jalannya birokrasi menjadi lebih efektif dan efisien. Selain itu, penyelamatan arsip yang bernilai historis akan lebih mudah dilakukan sejak dini," kata Made. *
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianmerapi.com
Artikel Terkait
Residivis Ponorogo Bobol Rumah Tetangga 3 Jam Setelah Bebas, Terekam CCTV!
Penarikan Besar Susu Formula Nestle: Daftar Produk, Gejala, dan Negara Terdampak
Sahroni Klaim Rugi Rp 80 Miliar: Saya Tidak Korupsi Tapi Rumah Saya Dijarah! - Fakta Lengkap
Krisis Rial Iran: Nilai 0 Dollar AS & Inflasi 43%, Ini Penyebab & Dampaknya