Namun, dia menyayangkan pengubahan nama Jak Lingko menjadi Mikrotrans bukannya efektif untuk menghapus nama Anies malah membuat nama Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menjadi kerdil.
Tidak hanya itu, Heru juga bisa dikatakan buang-buang anggaran karena untuk menghapus dan mengecat mobil dengan nama baru.
“Merubah nama Jaklingko menjadi microtrans itu heru pikir akan efektif untuk menghapus jejak Anies di Jakarta. Justru itu mengerdilkan nama heru, plus buang-buang duit untuk hapus dan ngecat mobil dengan nama baru,” ujar Andi.
Sementara itu, di kolom komentar, admin akun Twitter PT Transportasi Jakarta menjawab komentar warganet yang tampak tidak menyukai pengubahan nama Jak Lingko menjadi Mikrotrans.
Menurutnya, pengubahan tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang perbedaan Jak Lingko dan Mikrotrans.
“Siang kak. Hal tersebut bertujuan untuk melakukan edukasi kepada masyarakat bahwa nama mikrotrans merupakan salah satu layanan Transjakarta. Sedangkan untuk nama Jaklingko merupakan sistem pembayaran terintegrasi,” jawab admin akun Twitter PT Transportasi Jakarta.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Sebut Pertemuan Jokowi Ibarat Musa dan Firaun: Analisis Polemik & Peluang Restorative Justice
Demo Ojek Online di Monas 2026: 1.541 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Pengamanan
Indonesia Stop Impor Solar 2026: Dampak RDMP Balikpapan & Akhir Antrean Truk
Pria Tertua Arab Saudi Meninggal di Usia 142 Tahun, Miliki 134 Keturunan