"Kalau saya butuh uang, saya jual, siapa yang mau beli? Belum tentu ada yang mau beli, ya kan?"
"Tapi, saya akui, dalam beberapa keadaan terjepit, saya hidupnya dari jual aset," ungkap Prabowo.
Meski demikian, ia mengaku terpaksa saat menjual aset-asetnya.
Namun, demi membiayai kebutuhan Gerindra, Prabowo mengaku tak masalah.
Pasalnya, menurut Prabowo, justru selama ini Gerindra lah yang banyak membiayai dirinya.
"Kadang-kadang saya terpaksa, saya jual aset, saya jual tanah, untuk membiayai kebutuhan-kebutuhan partai saya," kata Prabowo.
"Tapi, sekarang saya dengan gagah, berani, mengatakan partai saya yang banyak membiayai saya."
"Kalau saya panggil anggota saya, mereka kadang-kadang bayar sendiri," tandas dia.
Sumber: tribunnews
Artikel Terkait
Reshuffle Kabinet Prabowo 2024: Juda Agung Wamenkeu, Sugiono Menko, dan Isu Pergantian Menkomdigi
Ahok di Sidang Korupsi Pertamina: Dorong Periksa Erick Thohir dan Jokowi untuk Ungkap Tuntas
Kritik Sejarawan JJ Rizal: Menteri Muda Era Revolusi vs Sekarang, Mana yang Lebih Matang?
KPK Minta Noel Ebenezer Buka Suara Soal Parpol K di Sidang, Bukan di Media