"Tinggal orang melihat konsekuensi dari move on itu. On the road ke mana," ujar Rocky.
"Itu juga perlu sikap moral. Kalau on the road pergi ke PDIP ya akan dipersoalkan orang, ternyata bukan sikap moral tapi pragmatis juga. Demikian juga ke Prabowo, itu bukan sikap etis, itu sikap pragmatis," sambungnya.
Bergabungnya Demokrat, tutur dia, dengan koalisi baru seperti ke PDIP atau Gerindra akan mengakibatkan partai AHY dicap baper alias bawa perasaan.
"Jadi gabung dengan koalisi yang lain itu bukan sikap moral, itu artinya sikap baper juga atau ingin balas dendam," pungkas Rocky.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Kades Kohod Divonis 3,5 Tahun Penjara: Kronologi Kasus Korupsi Pagar Laut Tangerang
Pilkada Tidak Langsung: Parpol Dituding Krisis Fungsi & Melawan Suara Rakyat
Ijazah Jokowi Dipertanyakan: Transkrip Sarjana Muda, Kok Bisa Bergelar S1 Penuh?
Eggi Sudjana Bantah Minta Maaf ke Jokowi Soal Ijazah: Demi Allah Saya Tolak!