"Kita lihat Puan juga sebenarnya tidak setuju. Jadi legacy itu adalah milik Presiden yang memimpin, tidak mungkin PDIP mau memimpin tapi membesarkan legacy atas nama Jokowi, emang Jokowi itu siapa?" kata Kang Tamil.
Kang Tamil juga melihat, Jokowi saat ini tengah dilema. Sebab di satu sisi Jokowi tahu bahwa hanya Prabowo Subianto yang akan bersikap ksatria untuk meneruskan program Jokowi. Namun di sisi lain Jokowi tidak punya nyali untuk berseberangan dengan PDIP.
"Jokowi tahu bahwa yang jelas akan meneruskan programnya itu hanya Prabowo. Jadi istilahnya, hati Jokowi ada di Prabowo, tapi raganya tersandera oleh PDIP," pungkas Kang Tamil.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Pembangunan Infrastruktur Jokowi: Masif Tapi Belum Merata, Ini Kritik Dosen FISIP UI
Reshuffle Kabinet Prabowo 2024: Juda Agung Wamenkeu, Sugiono Menko, dan Isu Pergantian Menkomdigi
Ahok di Sidang Korupsi Pertamina: Dorong Periksa Erick Thohir dan Jokowi untuk Ungkap Tuntas
Kritik Sejarawan JJ Rizal: Menteri Muda Era Revolusi vs Sekarang, Mana yang Lebih Matang?