GELORA.ME - Sebuah jembatan gantung di Kabupaten Tanggamus, Lampung, putus pada Selasa (25/6/2024), menyebabkan sebuah kendaraan angkutan pedesaan beserta seluruh penumpangnya terjun ke sungai. Berdasarkan informasi awal dari pihak berwenang, insiden yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ini mengakibatkan sejumlah korban luka-luka, namun tidak ada korban jiwa. Diduga, penyebab utama musibah ini adalah patahnya salah satu komponen struktur penahan jembatan.
Kronologi Insiden dan Evakuasi Korban
Menurut keterangan yang dihimpun di lokasi, kendaraan jenis angkutan pedesaan itu sedang melintas di atas jembatan ketika tiba-tiba struktur jembatan bergoyang hebat. Saksi mata mendengar suara besi yang patah, diikuti dengan kemiringan tajam pada badan jembatan. Kendaraan pun tak tertahankan lagi dan terjatuh bebas ke aliran sungai di bawahnya yang diperkirakan memiliki kedalaman sekitar sepuluh meter.
Pada saat kejadian, kendaraan tersebut mengangkut 17 penumpang ditambah seorang sopir. Suasana panik langsung menyergap warga sekitar yang menyaksikan peristiwa itu. Dengan sigap, masyarakat bersama petugas lokal segera melakukan evakuasi.
“Korban langsung kami bantu evakuasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis,” jelas seorang petugas kesehatan di tempat kejadian.
Respon Cepat Aparat dan Investigasi Awal
Tim kepolisian dari Polres Tanggamus cepat bergerak menuju lokasi tak lama setelah laporan diterima. Mereka segera mengamankan area, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan mendalami keterangan dari para saksi untuk merekonstruksi peristiwa. Kerja sama juga langsung dijalin dengan Dinas Pekerjaan Umum setempat untuk menilai kerusakan infrastruktur dan mencari akar persoalan teknisnya.
Dari pemeriksaan sementara, ada indikasi kelelahan material pada besi penahan atau seling jembatan yang menjadi titik awal runtuhnya struktur. Investigasi lebih mendalam masih terus dilakukan untuk memastikan faktor penyebab pastinya, termasuk meninjau riwayat perawatan dan beban operasional jembatan tersebut.
Imbauan Keselamatan untuk Masyarakat
Menyusul insiden ini, pihak berwenang mengeluarkan imbauan keselamatan yang tegas. Masyarakat diminta untuk ekstra hati-hati dan menghindari penggunaan jembatan gantung yang kondisinya diragukan, sementara menunggu pemeriksaan resmi dan perbaikan dari dinas terkait.
“Kami juga mengingatkan kepada para pengemudi angkutan umum agar selalu mematuhi batas muatan yang ditetapkan. Ketaatan pada aturan ini adalah langkah preventif krusial untuk mencegah terulangnya musibah seperti ini,” tegas Kapolsek setempat.
Kejadian ini kembali menyoroti kerentanan infrastruktur transportasi di daerah pedesaan. Perhatian serius terhadap pemeriksaan rutin dan pemeliharaan jembatan, terutama yang berusia tua dan menopang mobilitas harian warga, menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi.
Artikel Terkait
Persija Terancam Tertinggal Jauh Usai Takluk dari Arema
SKK Migas Targetkan 100 Sumur Eksplorasi Baru pada 2026 untuk Genjot Cadangan Migas
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank Usai Kinerja Buruk di Liga Inggris
Erick Thohir Bicara Langsung dengan Presiden FIFA Soal Ambisi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028