Berita memilukan ini akhirnya menarik perhatian berbagai pihak untuk memberikan bantuan. Berikut adalah beberapa bantuan yang telah dan akan diberikan kepada Sudrajat dan keluarganya:
1. Bantuan dari Warga dan Pemerintah Desa
Warga setempat melalui pengurus RW langsung bergerak cepat. "Beruntung dana dari desa turun, kami warga langsung belikan material," jelas Ali Akbar. Material seperti lembaran asbes baru telah disiapkan untuk memperbaiki atap rumah yang jebol.
2. Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor
Pemkab Bogor turun langsung memberikan bantuan, termasuk sembako. Bantuan ini diserahkan oleh Sekretaris Kecamatan Rawa Panjang Elfi Nila Hartanti, Kepala Desa Mohammad Agus, serta perwakilan Dinas Sosial, Ferianto.
Elfi Nila Hartanti menegaskan komitmen pemerintah untuk membantu pendidikan anak-anak Sudrajat. “Kami akan bantu mereka mengenyam kembali pendidikan sesuai perintah presiden. Ini menjadi PR kita untuk lebih memperhatikan masyarakat sekitar agar dapat mengenyam pendidikan,” ujarnya.
3. Bantuan dari Polres Bogor dan Gubernur Jawa Barat
Bantuan juga datang dari institusi lain. Polres Bogor dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), turut memberikan perhatian. Saat ini, Sudrajat dilaporkan sedang dibawa oleh tim KDM untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.
Meski bantuan telah mulai mengalir, kisah Sudrajat menyisakan cerita tentang ketahanan hidup keluarga prasejahtera di tengah berbagai keterbatasan. Perbaikan rumah dan jaminan pendidikan anak menjadi dua hal kritis yang masih membutuhkan perhatian berkelanjutan.
Artikel Terkait
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?
Oknum Polisi Diperiksa Propam Usai Viral Tuding Penjual Es Gabus Pakai Spons