Erupsi Gunung Semeru 2025: Status Naik ke Level IV Awas, 300 Warga Dievakuasi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah melakukan evakuasi terhadap 300 orang warga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menyusul erupsi Gunung Semeru pada Rabu, 19 November 2025. Evakuasi ini dilakukan untuk mengantisipasi bahaya material vulkanik dari letusan gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.
Lokasi Pos Pengungsian Warga Terdampak Erupsi Semeru
Posko pengungsian untuk menampung warga yang dievakuasi tersebar di beberapa lokasi. Sebanyak 200 jiwa ditampung di Balai Desa Oro-oro Ombo dan 100 jiwa lainnya di SD 2 Supiturang. Selain itu, proses evakuasi juga mengarahkan warga ke Balai Desa Penanggal, di mana pendataan oleh BPBD masih terus dilakukan di lapangan.
Kronologi Erupsi dan Kenaikan Status Gunung Semeru
Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Lumajang dan Malang terpantau erupsi pada Rabu siang, sekitar pukul 14.13 WIB.
Berdasarkan pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), status aktivitas vulkanik Gunung Semeru mengalami eskalasi yang cepat. Pada pukul 16.00 WIB, status dinaikkan dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga). Hanya berselang satu jam, tepatnya pukul 17.00 WIB, status kembali dinaikkan ke level tertinggi, yaitu Level IV (Awas).
Artikel Terkait
Anak Tega Bunuh Ayah Kandung di Bulukumba Gegara Janji Motor Tak Ditepati: Kronologi & Motif
Gempa M 7.1 Guncang Talaud Sulut: Lokasi, Dampak, dan Imbauan BNPB Terbaru
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pajak Rp75 Miliar, Termasuk Kepala KPP Jakarta Utara
Eggi Sudjana dan Pengkhianatan Politik: Analisis Betrayal Personality dalam Sejarah Indonesia