Ray Rangkuti: Soeharto dan Kontroversi Gelar Pahlawan Nasional
Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menyatakan sikap pasrahnya terhadap wacana penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto.
"Jika iya begitu, biarlah mereka melakukannya," ujar Ray Rangkuti seperti dikutip pada Selasa, 4 November 2025.
Mengapa Gelar Pahlawan untuk Soeharto Dipertanyakan?
Ray Rangkuti mempertanyakan logika pemerintah yang berencana menjadikan figur dengan catatan masalah di era Orde Baru sebagai teladan. Ia menyoroti dua isu utama yang melekat pada kepemimpinan Soeharto:
- Penyuburan KKN: Soeharto disebut-sebut membudayakan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.
- Pelanggaran HAM dan Pemberangusan Demokrasi: Di era kepemimpinannya, terjadi pelanggaran HAM massif serta pembatasan ruang demokrasi.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002: Fakta, Lokasi, & Kaitannya
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Girik, Letter C, Petuk Harus Konversi ke SHM
Berkas Epstein Dibuka: Memo FBI Sebut Trump Dikendalikan Israel, Benarkah?
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Penjual Es Gabus