KPK Selidiki Dugaan Mark-Up Proyek Kereta Cepat Whoosh Sejak Awal 2025
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan telah memulai penyelidikan terkait dugaan mark-up proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. Proses hukum ini ternyata telah berjalan sejak awal tahun 2025.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa pihaknya tidak dapat memberikan keterangan lengkap mengenai perkembangan penyelidikan. Hal ini disebabkan semua proses penyelidikan di lembaga antirasuah tersebut berjalan secara tertutup untuk menjaga integritas investigasi.
Keterbukaan Terhadap Informasi Masyarakat
Meski proses penyelidikan bersifat tertutup, KPK menyatakan tetap terbuka terhadap partisipasi masyarakat. Setiap informasi dan data dari masyarakat, baik yang disampaikan melalui saluran pengaduan resmi, dapat menjadi bahan pengayaan bagi tim penyelidik.
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?