Eks Penyidik KPK Ungkap Kendala Usut Dugaan Pemufakatan Jahat Proyek Kereta Cepat Whoosh
Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yudi Purnomo Harahap, mengungkapkan bahwa aparat penegak hukum perlu memeriksa pihak dari China untuk mengusut dugaan pemufakatan jahat dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. Namun, menurutnya, indikasi ini akan sulit diusut jika China tidak berkenan bekerja sama.
Strategi Penyidikan Dimulai dari Hilir
Yudi menyarankan agar penelusuran dugaan korupsi proyek kereta cepat Whoosh dimulai dari bagian hilir proyek, bukan langsung menyasar tahap perencanaan yang melibatkan pihak lintas negara. "Tekniknya bagi saya sekarang kita jangan penggal kepala naga dulu dari perencanaan," tuturnya dalam program Rakyat Bersuara di iNews.
Dua Titik Awal Penyidikan Korupsi Whoosh
Yudi mengidentifikasi dua area kritis yang bisa menjadi awal penyelidikan:
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?