Kritik terhadap proyek ini, menurutnya, bukanlah hal baru. Syahganda menyinggung Menteri Koperasi Ferry Juliantono yang saat masih menjabat Ketua Gerindra Jawa Barat telah berkali-kali menolak proyek ini karena dinilai merusak lingkungan. Ia juga mengangkat isu geopolitik dengan pertanyaan mengapa stasiun harus berada di Halim, yang merupakan markas elit TNI AU, sehingga memunculkan spekulasi tentang kepentingan intelijen China.
Menutup pernyataannya, Syahganda menegaskan bahwa segala peringatan dan nasihat sebenarnya sudah disampaikan kepada Jokowi jauh hari. "Pengamat sudah menasihati, tapi Pak Jokowi tidak mau dinasihati," pungkasnya.
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?