"Walaupun bukan anggota (geng motor) tapi mereka-mereka ini atributnya atau tatonya itu sudah mencirikan simpatisan lah ya, simpatisan boleh kita sebut simpatisan dan korbannya XTC," sambungnya.
Doci lantas menjelaskan, kalau ini bentrok antar geng motor enggak mungkin XTC diserang sama tiga bendera beda-beda, itu tidak mungkin.
Ia pun meyakini, ketujuh orang yang ditahan saat ini bukanlah pelaku pembunuhan Eki, anak perwira polisi.
"Saya tidak yakin sama sekali. 100 persen tidak yakin. Walaupun maaf saya juga berbela sungkawa karena korban itu dari kami, XTC. Cuman saya juga tidak yakin kalau pelakunya dan tidak yakin juga," kata Doci.
"Saya meyakini bukan mereka pelakunya, banyak janggalnya. Saya mikir ini ya inilah, balik lagi ke asumsi saya ya, ini mah pembunuhnya sudah profesional, pakai mobil dibuang di situ (flyover)," timpalnya lagi.
"Makanya kayak si Pegi Setiawan ini yang sekarang ditahan di polda saya juga kasihan, mudah-mudahan para pengacaranya bisa membantu membebaskan dia," sambungnya.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Kasus Timothy Ronald: Kronologi Penipuan Kripto Rugikan Korban Rp 3 Miliar
AS Serukan Warga Negara Segera Tinggalkan Iran, Ancaman Serangan Membayang
Anggaran Rp51 Triliun Rehabilitasi Bencana Sumatera: Realistis atau Potensi Korupsi?
Viral Gimah Minta Semeru Dipindah: Kisah Trauma di Balik Celoteh Lucu Warga Lumajang