GELORA.ME - Suara penolakan politik dinasti terus digaungkan masyarakat. Kali ini dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara. Mereka menolak keras politik dinasti di Indonesia.
Terlebih pasca putusan judicial review aturan capres dan cawapres oleh Mahkamah Konstitusi.
Hingga berimbas pada majunya Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres bagi Capres Prabowo Subianto.
Sebagai bentuk protes, mereka menggelar aksi di pelataran Tugu Golong Gilig Jogjakarta, Jumat sore (27/10). Selain berorasi dalam aksi damai tersebut juga diekspresikan dengan teatrikal.
Salah satunya adalah pencoretan topeng wajah Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, dan Ketua MK Anwar Usman, sebagai simbol atas kekecewaan terhadap penyalahgunaan wewenang yang berujung pada politik dinasti.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji, Rp100 Miliar Dikembalikan
Kasus Timothy Ronald: Kronologi Penipuan Kripto Rugikan Korban Rp 3 Miliar
AS Serukan Warga Negara Segera Tinggalkan Iran, Ancaman Serangan Membayang
Anggaran Rp51 Triliun Rehabilitasi Bencana Sumatera: Realistis atau Potensi Korupsi?