Kondisi tersebut dicabut pada tahun 2021, meski ia dilarang dari banyak saluran media sosial arus utama, termasuk Twitter dan Facebook.
Choudary memimpin jaringan Al Muhajiroun (ALM), yang menginspirasi teroris termasuk Usman Khan, yang membunuh dua orang di Jembatan London pada 2019. Khan memiliki lisensi setelah dibebaskan lebih awal dari hukuman penjara setelah dia dihukum karena merencanakan pengeboman Bursa Efek London.
Pengaruh kelompok ALM dikatakan melampaui Inggris. Mereka yang terkait termasuk Abu Hamza Al Masri, yang dijatuhi hukuman seumur hidup di AS pada tahun 2015 karena pelanggaran terkait terorisme.
Anggota ALM lainnya telah dikaitkan dengan serangan teroris secara internasional dan seperempat teroris yang dipenjara di Inggris telah dikaitkan dengan kelompok terlarang tersebut.
Pengaruh Choudary di Eropa telah sedemikian rupa sehingga badan intelijen Belanda Avid menuduhnya sebagai pengaruh ISIS terkemuka di Belanda.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Dugaan Aliran Uang Rp50 Juta ke Ibu Menteri Terungkap di Sidang Kasus K3 Noel Ebenezer
Dokumen Epstein Ungkap Hary Tanoe, Trump, dan Misteri Indonesian CIA
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002: Fakta, Lokasi, & Kaitannya
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Girik, Letter C, Petuk Harus Konversi ke SHM