Sejak penemuan itu, berbagai macam upaya telah dipikirkan dan dipertimbangkan matang-matang agar bangkai kapal berjuluk “The Ship of Dream” ini bisa diangkat. Seperti penggunaan derek yang dipasang di kapal penyelamat, menggunakan ribuan bola ping-pong agar kapal terangkat, menempelkan balon berisi helium ke lambung kapal, hingga membekukan kapal seperti es batu agar bisa mengambang.
Sayangnya, semua ide tersebut tidak dapat direalisasikan karena setelah lebih dari 100 tahun tenggelam, bangkai Titanic menjadi rumah bagi ekosistem laut yang kaya dan menjadi habitat bagi banyak organisme laut.
Tak hanya itu saja, keasaman air laut telah melarutkan bejana kapal dan merusak puing-puing kapal. Para mikroba juga bertanggung jawab atas pertumbuhan stalaktit berkarat di sebagian besar lambung kapal dan terutama terlihat di pagar geladak yang semakin melemahkan strukturnya.
Pada akhirnya bangkai kapal tersebut dibiarkan di dasar laut sebagai warisan sejarah dan sebagai peringatan tentang kecelakaan maritim yang tragis.
Demikian kenapa bangkai kapal Titanic tidak diangkat ke permukaan.
Sumber: okezone
Artikel Terkait
Eskalasi Iran-AS 2024: Jenderal AS Tiba di Israel, Iran Siap Serang Duluan
Eggi Sudjana Laporkan Roy Suryo ke Polisi: Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi
Aturan Baru BGN: Larangan Bawa Pulang Makanan MBG, Ini Tujuan & Dampaknya
Polisi dan TNI Minta Maaf, Hasil Lab Buktikan Es Gabus Aman dari Spons