Polemik Ijazah Jokowi 2026: Sidang PN Surakarta, Kesaksian Mantan Wakapolri, dan Perubahan Sikap Tokoh

- Senin, 19 Januari 2026 | 11:50 WIB
Polemik Ijazah Jokowi 2026: Sidang PN Surakarta, Kesaksian Mantan Wakapolri, dan Perubahan Sikap Tokoh

Polemik Ijazah Jokowi Memanas di 2026: Sidang PN Surakarta dan Dinamika Tokoh

Kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memanas di awal tahun 2026. Peta pertempuran hukum dan politik dinilai semakin terbuka, menyusul berjalannya proses persidangan di Pengadilan Negeri Surakarta serta dinamika sikap sejumlah tokoh kunci.

Dukungan Hukum dan Publik untuk Roy Suryo

Menurut Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, pihak Roy Suryo dan kawan-kawan yang telah ditetapkan sebagai tersangka justru semakin mendapatkan dukungan, baik dari sisi hukum maupun publik. Muslim menilai peta pertempuran dalam kasus ini semakin seru memasuki tahun 2026.

Kesaksian Kunci di Sidang PN Surakarta

Sidang Citizen Law Suit (CLS) di PN Surakarta pada 13 Januari 2026 lalu menghadirkan dua saksi fakta penting: mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno dan Rudjito. Kesaksian keduanya diklaim justru semakin memperkuat keraguan atas keaslian ijazah Jokowi yang dikatakan berasal dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Muslim Arbi menyatakan bahwa kesaksian tersebut membuat klaim keaslian ijazah Jokowi semakin sulit terbantahkan. Ia juga menyoroti ketidakhadiran Jokowi di persidangan, yang sebelumnya dijanjikan akan datang dengan membawa ijazah asli, sebagai bagian dari perubahan strategi.

Perubahan Sikap Eggi Sudjana Jadi Sorotan

Halaman:

Komentar