Dokter Tifa Klaim Ada Diskriminasi Polda Metro Jaya dalam Kasus Ijazah Jokowi
GELORA.ME - Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa, tersangka dalam kasus laporan dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), menyuarakan protes. Ia menilai terjadi diskriminasi dalam penanganan kasus tersebut oleh Polda Metro Jaya.
"Polda Metro Jaya melakukan dua diskriminasi kepada kami," tegas Tifa dalam wawancara di program ROSI KompasTV, Minggu (18/1/2026).
Dua Klaim Diskriminasi oleh Dokter Tifa
Pertama, Tifa mengklaim bahwa dari delapan tersangka, hanya tiga orang yang telah diperiksa penyidik. Lima tersangka lainnya, termasuk dirinya, disebutnya belum sama sekali dipanggil untuk pemeriksaan sejak November 2025.
Artikel Terkait
Gibran Rakabuming Raka Dikritik Netizen Usai Lakukan Pelanggaran Tangan Saat Main Bola di Wamena
Necla Ozmen Klaim Putri Donald Trump, Minta Tes DNA: Fakta dan Kronologi
Bangkai Pesawat ATR 42 Hancur di Gunung Bulusaraung: Evakuasi 10 Korban Dilakukan
SP3 Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis: Intervensi Politik atau Restorative Justice?