Polemik Ijazah Jokowi Memanas di 2026: Sidang PN Surakarta dan Dinamika Tokoh
Kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memanas di awal tahun 2026. Peta pertempuran hukum dan politik dinilai semakin terbuka, menyusul berjalannya proses persidangan di Pengadilan Negeri Surakarta serta dinamika sikap sejumlah tokoh kunci.
Dukungan Hukum dan Publik untuk Roy Suryo
Menurut Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, pihak Roy Suryo dan kawan-kawan yang telah ditetapkan sebagai tersangka justru semakin mendapatkan dukungan, baik dari sisi hukum maupun publik. Muslim menilai peta pertempuran dalam kasus ini semakin seru memasuki tahun 2026.
Kesaksian Kunci di Sidang PN Surakarta
Sidang Citizen Law Suit (CLS) di PN Surakarta pada 13 Januari 2026 lalu menghadirkan dua saksi fakta penting: mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno dan Rudjito. Kesaksian keduanya diklaim justru semakin memperkuat keraguan atas keaslian ijazah Jokowi yang dikatakan berasal dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
Muslim Arbi menyatakan bahwa kesaksian tersebut membuat klaim keaslian ijazah Jokowi semakin sulit terbantahkan. Ia juga menyoroti ketidakhadiran Jokowi di persidangan, yang sebelumnya dijanjikan akan datang dengan membawa ijazah asli, sebagai bagian dari perubahan strategi.
Artikel Terkait
SBY Usul Sidang Darurat PBB Cegah Perang Dunia III, Ini Analisis & Ancaman Nuklir
Gerakan Rakyat Dukung Anies Baswedan Capres 2024, Target Jadi Partai Politik 2026
KPK Didesak Tetapkan Bos Maktour Fuad Masyhur Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji
Gibran Santai Tanggapi Roasting Pandji di Mens Rea: Lucu, Nomor Satu di Netflix