Dugaan Aliansi Bisnis Jokowi dan Luhut
Amien Rais mengungkapkan hubungan dekat antara Jokowi dan Luhut Pandjaitan yang ia sebut sebagai "dua oknum perusak Indonesia". Ia mengutip jurnal 'Insight Indonesia' dari Melbourne, Australia yang memberitakan aliansi bisnis perkayuan yang dibangun keduanya sejak 2008.
"Ketika keduanya berhasil masuk ke pusaran elite Indonesia. Jokowi berhasil menjadi Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, dan Presiden, walaupun dengan ijazah palsu, Luhut diberi jabatan paling mentereng, yakni Menko Marvest," papar Amien Rais.
Kritik Terus-Menerus terhadap Pemerintahan Jokowi
Kritik pedas ini bukan yang pertama kali dilontarkan Amien Rais. Sebagai pendiri PAN dan kini memimpin Partai Ummat, ia konsisten menjadi oposan vokal terhadap pemerintahan Jokowi.
Beberapa hari sebelumnya, ia juga mengkritik proyek Kereta Cepat Whoosh. Amien mempertanyakan mengapa pemerintah menyingkirkan tawaran dari Jepang dengan bunga lebih rendah dibandingkan tawaran dari China.
Amien Rais mengklaim bahwa Luhut telah mengetahui proyek Whoosh "busuk" sejak awal, namun proyek tersebut tetap dilanjutkan.
Pernyataan-pernyataan Amien Rais ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai pengawas kebijakan pemerintah dengan kritik-kritik tajam yang sering kali menyasar figur sentral di pemerintahan sebelumnya.
Artikel Terkait
Ahok Tantang Jaksa Periksa Jokowi untuk Bongkar Kasus Korupsi Pertamina Rp 285 Triliun
Pembangunan Infrastruktur Jokowi: Masif Tapi Belum Merata, Ini Kritik Dosen FISIP UI
Reshuffle Kabinet Prabowo 2024: Juda Agung Wamenkeu, Sugiono Menko, dan Isu Pergantian Menkomdigi
Ahok di Sidang Korupsi Pertamina: Dorong Periksa Erick Thohir dan Jokowi untuk Ungkap Tuntas