Bahlil kemudian berbagi cerita tentang masa lalunya, di mana ia mengalami kesulitan dalam memenuhi asupan makanan yang cukup dan bergizi selama masa kuliah. Kondisi tersebut bahkan sampai membuatnya mengalami busung lapar. Kebetulan saya pernah dulu merasakan waktu proses sekolah tidak terlalu mendapatkan makanan yang bergizi. Satu waktu kuliah pernah busung lapar,
ujarnya.
Ia pun menekankan bahwa program MBG tidak hanya mulia, tetapi juga memiliki dampak strategis untuk meningkatkan gizi dan kecerdasan anak-anak Indonesia. Selain MBG, Bahlil juga memaparkan sejumlah program pemerintah lain yang perlu didukung, antara lain Koperasi Merah Putih, swasembada energi, ketahanan pangan, dan sekolah rakyat.
Ini bagian yang harus didorong dan menyukseskan apa semua yang menjadi prioritas Pak Presiden,
pungkas Bahlil Lahadalia.
Sumber artikel asli: Okezone
Artikel Terkait
Ahok Tantang Jaksa Periksa Jokowi untuk Bongkar Kasus Korupsi Pertamina Rp 285 Triliun
Pembangunan Infrastruktur Jokowi: Masif Tapi Belum Merata, Ini Kritik Dosen FISIP UI
Reshuffle Kabinet Prabowo 2024: Juda Agung Wamenkeu, Sugiono Menko, dan Isu Pergantian Menkomdigi
Ahok di Sidang Korupsi Pertamina: Dorong Periksa Erick Thohir dan Jokowi untuk Ungkap Tuntas