"Sempat saat Walikota Solo tercatat lulusan S2 dari Australia. Namun dalam keterangan Kementrian Pendidikan ternyata setara SMK. Status ini juga perlu kejelasan," kata Nurmadi.
Menurut Nurmadi, hal ini menyangkut masalah kebenaran, integritas dan kejujuran.
"Pemimpin itu mestinya menjadi teladan dan segala hal," kata Nurmadi.
Sebelumnya, pakar telematika Roy Suryo mengatakan, dalam riwayat pendidikan yang dimuat website Pemkot Solo, tertulis bahwa Gibran menempuh S2 di University of Technology Sydney (UTS Insearch), Sydney, Australia. Gibran lulus pada 2010.
"Ternyata dia hanya menempuh program selama enam bulan, dan dia tidak lulus," kata Roy Suryo dalam keterangannya, Senin 28 April 2025.
Lucunya, sambung Roy Suryo, sertifikasi tidak lulus dari UTS Insearch itu kemudian dikomparasikan lewat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, ternyata hanya setara SMK
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Roy Suryo Protes Pelimpahan Berkas Kasus Ijazah Jokowi: Hak Tersangka Disebut Belum Dipenuhi
Luhut Pandjaitan Bantah Punya Saham Toba Pulp Lestari: Saya Jengkel, Mana Buktinya?
PDIP Tolak Pilkada via DPRD, Usung E-Voting untuk Tekan Money Politic
Sidang Korupsi Chromebook Rp2,1 Triliun: Eksepsi Nadiem Makarim Ditolak, Lanjut ke Pembuktian