GELORA.ME -Desas-desus peralihan pimpinan Partai Gerindra bakal diambil alih oleh Presiden Joko Widodo berpotensi menimbulkan hujatan.
Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos menilai, Jokowi sebagai Presiden ketujuh RI yang sudah menjabat dua periode harusnya tidak mengambil alih kepemimpinan partai.
"Jika Jokowi justru masuk parpol, apalagi keluar dari PDIP dan masuk Gerindra, maka Jokowi akan semakin dibully lawan politik sebagai orang yang haus kekuasaan," ujar Biran, sapaan karibnya, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (11/11).
Artikel Terkait
Sidang Korupsi Chromebook Rp2,1 Triliun: Eksepsi Nadiem Makarim Ditolak, Lanjut ke Pembuktian
Momen Viral Staf Bersihkan Sepatu, Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau SPPG Kalikajar Wonosobo
Influencer Kripto Timothy Ronald Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Diduga Rugikan Korban Rp 3 Miliar
Target PSI di Jawa Tengah 2029 Dinilai Mimpi, Ini Analisis Pengamat