"Kan dulu ramai isunya 'wah ndak bisa, ndak punya uang enggak bisa jadi cawapres, enggak bisa jadi capres, harus nyetor ke pimpinan partai'. Ini sepeserpun sungguh tidak,” tegasnya.
"Jadi partai ini memang memilih kualitas, tidak menentukan berdasarkan isi tas,” sambung Mahfud.
Menurutnya, parpol justru bertanya kepadanya apa saja yang dibutuhkan untuk keperluan kampanye nanti.
“Saya tidak ditanya apa uang kampanyenya, bagaimana uang, ndak ada. Malah ketua partai itu 'you perlu apa bilang, biar kami yang ngurus karena ini keperluan negara',” tutupnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
PDIP Tolak Pilkada via DPRD, Usung E-Voting untuk Tekan Money Politic
Sidang Korupsi Chromebook Rp2,1 Triliun: Eksepsi Nadiem Makarim Ditolak, Lanjut ke Pembuktian
Momen Viral Staf Bersihkan Sepatu, Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau SPPG Kalikajar Wonosobo
Influencer Kripto Timothy Ronald Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Diduga Rugikan Korban Rp 3 Miliar