Kicauan Fadli Zon itu menimpali respon Dahnil A Simanjuntak yang merupakan jubir Prabowo Subianto.
"Mas Butet ngomong opo? Ah sudahlah. Tidak ada waktu kami baper dan marah-marah sama tudingan dan kebencian. Lupakan. Yuk kerja bersatu untuk Indonesia maju dan berkompetisi dengan sehat tanpa mengorbankan persatuan," katanya.
Sementara itu politisi partai Demokrat Jansen Sitindaon juga turut mengkritisi puisi Butet tersebut.
Ia menyebut Butet yang sekarang jauh beda dengan yang dulu. Ia kini sekadar seniman komersil saja.
"Di zaman pak SBY dia sangat banyak mengkritik namun dulu aku masih menganggap tinggi mas Butet ini. Namun skrng SAH SUDAH. Dia ini kelasnya memang bukan budayawan tapi sekadar seniman komersil saja. Dan partisan, jadi jangan terlalu tinggi lagi kita melihat dia!" ungkapnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
PDIP Tolak Pilkada via DPRD, Usung E-Voting untuk Tekan Money Politic
Sidang Korupsi Chromebook Rp2,1 Triliun: Eksepsi Nadiem Makarim Ditolak, Lanjut ke Pembuktian
Momen Viral Staf Bersihkan Sepatu, Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau SPPG Kalikajar Wonosobo
Influencer Kripto Timothy Ronald Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Diduga Rugikan Korban Rp 3 Miliar