Refly lantas mengatakan bahwa kegagalan upaya Prabowo mendamaikan Ukraina dan Rusia merupakan kegagalan pribadi, bukan kegagalan negara atau bangsa.
Hanya saja, ia mengaku tidak habis pikir dengan pernyataan Presiden Jokowi yagn tidak mengetahui hal yang akan disampaikan Prabowo.
“Padahal, yang namanya Prabowo kan tidak bisa bertindak mengatasnamakan dirinya sendiri sehingga kalau gagal, itu adalah kegagalan dirinya pribadi. Bukan kegagalan negara atau bangsa dan pemerintah Indonesia,” ujar Refly.
Untuk diketahui, alasan Reznikov menolak mentah-mentah proposal tersebut karena usulan yang diajukan Prabowo terdengar seperti usulan Rusia, bukan Indonesia.
"Terdengar seperti usulan Rusia, bukan usulan Indonesia. Kami tidak butuh mediator seperti ini datang ke kami [dengan] rencana aneh ini," ujar Reznikov.
Dikutip dari kantor berita Antara, proposal Prabowo tersebut berisi tiga poin untuk menghentikan perang yaitu gencatan senjata, penarikan pasukan, dan referendum.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Ahok Desak Jaksa Periksa Erick Thohir & Jokowi Soal Korupsi Minyak Mentah Pertamina
KPK Finalisasi Kerugian Negara Kasus Korupsi Kuota Haji 2024, Yaqut-Gus Alex Tersangka
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Keadilan Restoratif Terjungkirbalik, Kata Aktivis
Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden: Alasan, Dampak, dan Analisis Lengkap