OLIVE Group bukan sekadar produsen kendaraan tradisional, melainkan mengintegrasikan seluruh komponen ekosistem logistik hijau. Integrasi ini mencakup manufaktur kendaraan, layanan baterai, dan manajemen digital untuk menyediakan solusi logistik hijau yang komprehensif.
Dukungan untuk Pengembangan Industri Lokal
Perusahaan aktif mendukung inisiatif pemerintah Indonesia dalam mempromosikan manufaktur lokal kendaraan energi baru. OLIVE Group berencana memamerkan prototipe kendaraan listrik untuk logistik rantai dingin tahun ini guna mendukung pengembangan ekosistem logistik hijau Indonesia.
Tiga Pilar Bisnis Inti OLIVE Group
Ekosistem OLIVE Group terdiri dari tiga segmen bisnis utama: penelitian dan manufaktur kendaraan melalui joint venture dengan PT Safast Electric Vehicles Indonesia, layanan energi dengan pembangunan bank baterai, serta manajemen digital melalui pengembangan platform BAMS dan T-BOX.
Kontribusi untuk Transportasi Berkelanjutan
Shaohong menekankan bahwa logistik hijau merupakan bagian integral dari peningkatan industri Indonesia. OLIVE Group berkomitmen mendorong pengembangan ekosistem kendaraan niaga energi baru dengan pendekatan kolaboratif untuk mencapai tujuan konservasi energi dan ekonomi hijau.
Artikel Terkait
Bursa Asia Anjlok: Penyebab, Dampak, dan Prospek ke Depan
IHSG Rawan Koreksi 5 November 2025: Analisis Teknis & Rekomendasi Saham PTBA, MYOR, HEAL
IHSG Melemah 0,51% ke 8.200, RISE dan IPAC Jadi Top Losers Terbesar
CBRE (Cakra Buana Resources Energi) Raih Pinjaman Rp803 Miliar dari BRI untuk Kapal Hai Long 106: Strategi dan Dampaknya