KLIKANGGARAN -- Amerika Serikat dan Inggris melakukan serangkaian serangan gabungan yang diluncurkan dari udara dan laut terhadap setidaknya 36 sasaran di 13 lokasi di Yaman, sebagaimana diumumkan Komando Pusat AS pada hari Sabtu, dilansir RT.com.
Serangan Amerika Serikat dan Inggris ini dilakukan sebagai balasan atas serangan Houthi terhadap kapal-kapal AS dan Inggris serta pelayaran komersial internasional.
Operasi gabungan Amerika Serikat dan Inggris itu menggunakan rudal Tomahawk yang diluncurkan dari kapal Angkatan Laut AS, dan pesawat pembom F/A-18 dari kapal induk USS Eisenhower.
Sasaran yang diserang antara lain fasilitas penyimpanan bawah tanah, pusat komando dan kendali, sistem rudal, tempat penyimpanan dan operasi pesawat nirawak (UAV), radar, serta helikopter.
Artikel Terkait
Longsor Cisarua Bandung: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas
Meteor Jatuh di Danau Maninjau 2026? Ini Klarifikasi Resmi Polisi
Kasus Pelecehan Seksual di Ponpes Lombok Tengah: 5 Santriwati Korban, Pelaku Diduga Petinggi MTF