Proyek Lumbung Pangan Prabowo Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Daftar Potensi Kerugian
Proyek lumbung pangan nasional kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian tertuju pada penggunaan anggaran tahun 2025 yang dilaporkan telah dimanfaatkan untuk pelaksanaan kegiatan sejak tahun 2024.
Kondisi ini memicu pertanyaan serius terkait tata kelola keuangan negara, transparansi anggaran, hingga potensi kerugian negara dari proyek strategis yang sejak awal menuai kontroversi.
Penyimpangan Prinsip Anggaran dan Potensi Kerugian
Penggunaan anggaran masa depan untuk kegiatan saat ini dinilai berisiko melanggar prinsip dasar pengelolaan keuangan negara. Praktik ini berpotensi menimbulkan penyimpangan administrasi dan menyulitkan proses audit. Berikut adalah daftar potensi kerugian yang disorot:
1. Potensi Inefisiensi dan Pemborosan Anggaran
Sejarah proyek food estate menunjukkan hasil yang tidak sebanding dengan dana yang dikucurkan. Dengan pola anggaran yang dipercepat, risiko pemborosan uang negara justru semakin besar, mengingat sejumlah lokasi sebelumnya dilaporkan gagal panen dan terbengkalai.
Artikel Terkait
Oknum Polisi dan TNI Tuduh Es Gabus Pakai Spons, Hasil Lab Buktikan Aman
Motor Pemberian Kapolres ke Penjual Es Kue Viral Dipakai Anak Ngojek, Dedi Mulyadi Syok
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Ancaman Nuklir & Balasan ke AS Memanas
TNI Beri Bantuan Kulkas dan Kasur ke Pedagang Es Gabus, Pelaku Kekerasan Dihukum