Latihan Militer Iran di Selat Hormuz: Respons Langsung Ancaman Serangan AS

- Rabu, 28 Januari 2026 | 12:25 WIB
Latihan Militer Iran di Selat Hormuz: Respons Langsung Ancaman Serangan AS

Latihan Militer Iran di Selat Hormuz: Respons Ancaman AS

Iran secara resmi merilis pemberitahuan navigasi udara (NOTAM) menyusul rencana pelaksanaan latihan tembak langsung militer di kawasan vital Selat Hormuz. Langkah ini dinilai sebagai respons langsung terhadap ancaman dan rencana latihan tempur besar-besaran yang diumumkan oleh Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah.

Detail Pemberitahuan NOTAM dan Latihan Iran

Berdasarkan laporan Anadolu Agency, otoritas Iran mengeluarkan NOTAM pada Selasa, 27 Januari. Latihan militer dengan tembak langsung ini direncanakan berlangsung dari tanggal 27 hingga 29 Januari.

Zona latihan ditetapkan dalam area melingkar dengan radius lima mil laut. Pihak berwenang juga menutup ruang udara hingga ketinggian 25 ribu kaki dari permukaan tanah, yang dinyatakan berbahaya bagi semua penerbangan sipil selama periode tersebut.

Rencana Latihan Tempur Besar-Besaran Amerika Serikat

Di sisi lain, komponen Angkatan Udara Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan rencana menggelar latihan tempur besar-besaran di wilayah Timur Tengah dalam waktu dekat. Latihan ini bertujuan mendemonstrasikan kemampuan mobilisasi, penyebaran, dan pertahanan kekuatan udara tempur di seluruh wilayah operasi CENTCOM.

Meski tidak diumumkan tanggal dan lokasi spesifik, latihan ini dirancang untuk memperkuat kemitraan global dan memastikan kesiapan respons militer yang fleksibel.

Halaman:

Komentar