Dalam pengejaran, motor yang ditumpangi pelaku hilang kendali dan menabrak tembok. Kedua penjambret tewas di tempat. “Motor dan jambretnya terpental. Bahkan yang satu masih pegang cutter,” ujar Arista.
Status Hukum dan Gelang GPS
Setelah 2-3 bulan, Hogi ditetapkan sebagai tersangka. Meski sempat akan ditahan, Hogi kini berstatus tahanan luar dengan mengenakan gelang GPS setelah pengajuan penangguhan penahanan oleh keluarganya.
“Saya enggak mau suami saya ditahan karena bukan kriminal. Dia melindungi istrinya,” kata Arista.
Mediasi dengan Keluarga Pelaku dan Bantuan Hotman Paris
Pada Sabtu, 24 Januari 2026, Arista difasilitasi mediasi oleh Kejari Sleman dan telah menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga kedua penjambret yang meninggal.
Di sisi lain, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menyatakan kesiapannya membela Hogi Minaya. “Tim Hotman 911 siap memberikan bantuan hukum!” tulisnya di Instagram.
Respons Polresta Sleman
Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto, menegaskan penetapan tersangka dilakukan melalui proses hukum yang panjang. “Kami tidak memihak. Ini untuk memberikan kepastian hukum, mengingat ada korban meninggal dua orang,” jelasnya.
Kasus Hogi Minaya ini terus berkembang dan menjadi perbincangan publik, menyoroti dilema antara pembelaan diri dan penegakan hukum di jalan raya.
Artikel Terkait
Iran Siaga Tinggi Pasang Mural Ancaman untuk AS, Siap Perang Habis-habisan
Suami Jadi Tersangka Usai Kejar Jambret: Kompolnas Soroti Potensi Kriminalisasi Korban
Kasus Pandji Pragiwaksono: Polda Metro Periksa Novel Bamukmin, Pelapor Materi Stand Up Comedy Mens Rea di Netflix
Wali Kota Shariff Aguak Selamat dari Serangan RPG: 3 Penyerang Tewas, Mobil Antipeluru Jadi Penyelamat