Ada juga opsi "Tambah Waktu" seharga Rp 30.000 per 30 menit, menandakan layanan ini dibatasi waktu.
Reaksi Pengunjung dan Budaya Tempat Hiburan Baru
Dalam video, pengunjung terlihat bingung dan tertawa melihat menu. Fisik menu yang sederhana kontras dengan harga ratusan ribu. Keberadaan banner diskon "Kopi Pangku 2" mengindikasikan bisnis ini mungkin sedang berkembang.
Fenomena ini mencerminkan pergeseran budaya tempat hiburan. Konsep "Kopi Pangku" yang dulu identik dengan tempat pinggiran, kini hadir dengan kemasan premium di kawasan elit seperti PIK.
Konteks Tren Populer dan Tanggapan Publik
Tren "Kopi Pangku" makin populer seiring rilis film dan serial bertema serupa di tahun 2026. Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pemilik usaha tentang batasan layanan dalam paket termahal, maupun tanggapan pihak berwajib terkait menu yang diduga menjurus pada praktik prostitusi terselubung.
Artikel Terkait
Analisis Lengkap Pidato Prabowo di WEF 2026: Visi Kekuasaan untuk Rakyat Lemah dan Program Nyata
Demo Besar Tuntut Provinsi Luwu Raya Blokade Trans Sulawesi, Aktivitas Lumpuh
Konflik Denada vs Ressa: Gugatan Rp7 Miliar dan Klaim Anak Dibuang - Fakta Lengkap
Prabowo di WEF 2026: Tantang Pengusaha Nakal, Sita 4 Juta Hektare Lahan Ilegal