Prabowo di WEF 2026: Tantang Pengusaha Nakal, Sita 4 Juta Hektare Lahan Ilegal

- Jumat, 23 Januari 2026 | 09:25 WIB
Prabowo di WEF 2026: Tantang Pengusaha Nakal, Sita 4 Juta Hektare Lahan Ilegal

Prabowo di WEF 2026 Tantang Pengusaha Nakal: "Coba Saya, Anda Akan Terkejut!"

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat pemerintahannya untuk memerangi korupsi dan praktik bisnis rakus yang merusak kedaulatan negara. Dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Prabowo secara terbuka menantang oknum pengusaha yang masih beranggapan pejabat negara bisa disuap.

"Saya menerima laporan bahwa dalam rapat-rapat mereka, ada yang mengatakan, 'Tidak apa-apa, tidak ada pejabat pemerintah yang tidak bisa dibeli.' Saya tantang mereka yang berani suap di pemerintahan saya, mereka akan terkejut," tegas Prabowo di hadapan para pemimpin dunia, Kamis (22/1/2026).

Langkah Tegas Pemerintah: Sita 4 Juta Hektare Lahan Ilegal

Prabowo mengungkapkan bahwa pada tahun pertama pemerintahannya, Indonesia telah melakukan langkah penegakan hukum paling berani dalam sejarah. Pemerintah berhasil menyita sekitar 4 juta hektare lahan perkebunan dan pertambangan ilegal yang dikuasai secara melawan hukum.

Dia menyebut praktik semacam ini bukan bagian dari pasar bebas, melainkan greedonomics atau ekonomi keserakahan. Sistem ini hanya menguntungkan segelintir pihak dengan mengorbankan hukum, lingkungan, dan kepentingan rakyat banyak.

Cabut Izin 28 Perusahaan dan Tutup 1.000 Tambang Ilegal

Halaman:

Komentar