Kronologi Lengkap Pengeroyokan Guru di SMK Jambi: Siswa & Guru Saling Lapor Polisi

- Jumat, 16 Januari 2026 | 21:50 WIB
Kronologi Lengkap Pengeroyokan Guru di SMK Jambi: Siswa & Guru Saling Lapor Polisi

Kasus Pengeroyokan Guru di SMK Jambi Memanas: Siswa dan Guru Saling Lapor ke Polisi

Kasus dugaan kekerasan di SMK Negeri 3 Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, semakin meruncing. Setelah video pengeroyokan terhadap seorang guru viral, konflik ini masuk ranah hukum dengan kedua belah pihak, baik guru maupun siswa, saling melaporkan ke kepolisian.

Kronologi Awal: Siswa Klaim Jadi Korban Kekerasan Guru

Muhammad Lutfi Padilah, siswa kelas dua SMKN 3 Berbak, mengaku sebagai korban kekerasan yang dilakukan oknum guru Bahasa Inggris berinisial AS (Agus Saputra). Menurut pengakuannya, insiden berawal saat ia mencoba menenangkan kelas yang gaduh.

Alih-alih diapresiasi, Lutfi mengaku justru ditampar dan dihina kondisi ekonomi keluarganya oleh sang guru. Ia bahkan mengklaim sempat dikejar oleh AS yang membawa dua bilah sabit.

Atas kejadian ini, keluarga Lutfi telah melaporkan guru tersebut ke Polsek Berbak. "Kami tidak terima dengan perlakuan tersebut, apalagi sampai ada ancaman senjata tajam," tegas Muhammad Ardi, kakak korban.

Pihak Guru Laporkan Pengeroyokan ke Polda Jambi

Halaman:

Komentar