- Segera tinggalkan Iran saat ini juga.
- Buat rencana evakuasi mandiri yang tidak bergantung pada bantuan pemerintah AS.
- Jika tidak bisa pergi, cari lokasi aman dan siapkan logistik darurat.
- Hindari semua area demonstrasi, tetap tenang, dan tingkatkan kewaspadaan.
Pemicu Ketegangan: Ancaman Trump dan Korban Demonstrasi
Peringatan ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan ke Iran jika korban jiwa dalam demonstrasi terus berjatuhan. Lembaga HAM internasional melaporkan ratusan orang tewas dalam unjuk rasa yang telah berlangsung selama dua pekan.
Juru Bicara PBB Stephane Dujarric mengakui sulitnya memverifikasi angka pasti, namun menyatakan keyakinannya bahwa banyak warga sipil yang telah menjadi korban. Sebelumnya, sumber militer Iran menyebutkan lebih dari 500 orang tewas, termasuk puluhan aparat keamanan.
Akar Masalah: Inflasi dan Blokir Internet
Gelombang demonstrasi di Iran dipicu oleh kekhawatiran masyarakat atas inflasi tinggi dan pelemahan mata uang Rial. Unjuk rasa yang dimulai pada 28 Desember 2025 semakin menguat setelah seruan dari Reza Pahlavi pada 8 Januari 2026. Menyusul aksi tersebut, pemerintah Iran memberlakukan pembatasan akses internet secara luas.
Artikel Terkait
Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024: Kronologi, Dugaan, dan Sindiran Yudo Sadewa
Hegemoni AS di Venezuela: Intervensi, Minyak, dan Ancaman Demokrasi
Perang Dunia III Sudah Dimulai? Pakar Rusia Ungkap Bentuk & Alasannya
KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji, Rp100 Miliar Dikembalikan