Fernando mempertanyakan sensitivitas Presiden dalam menilai kinerja pembantunya. Ia menilai ada pejabat yang tidak optimal bekerja namun tetap menikmati fasilitas negara.
Tuntutan agar Kepala BGN Mundur
Atas dasar berbagai hal tersebut, Fernando Emas menegaskan, "Sebaiknya Dadan mundur dari posisinya sebagai Kepala BGN. Sejak awal terlihat tidak mampu menjalankan tugas, dan aktivitas bermain golf di tengah bencana menunjukkan minimnya empati."
Fernando menambahkan bahwa penilaian akhir ada di tangan Presiden, namun pengawasan rakyat akan terus berjalan. "Pada saatnya, rakyat juga akan bertindak," pungkasnya.
Pembelaan dari Dadan Hindayana
Di sisi lain, Dadan Hindayana membenarkan kehadirannya dalam turnamen golf tersebut. Ia menjelaskan bahwa acara yang diadakan oleh Persatuan Golf Alumni (PGA) IPB pada 14 Desember 2025 itu adalah kegiatan rutin akhir tahun untuk menjaga silaturahmi.
Dadan menegaskan, "Tahun 2025 ini turnamen sekalian menggalang dana beasiswa dan bantuan bencana Sumatera." Kehadirannya sebagai Ketua Dewan Pembina PGA IPB disebutkannya untuk memberikan dukungan kepada alumni yang peduli terhadap korban bencana.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hary Tanoe, Trump, dan Misteri Indonesian CIA
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002: Fakta, Lokasi, & Kaitannya
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Girik, Letter C, Petuk Harus Konversi ke SHM
Berkas Epstein Dibuka: Memo FBI Sebut Trump Dikendalikan Israel, Benarkah?