Wali Kota Medan Tarik Bantuan 30 Ton Beras dari UEA: Alasan dan Dampaknya
Wali Kota Medan, Rico Waas, akhirnya buka suara terkait keputusan kontroversialnya untuk menarik kembali bantuan kemanusiaan dari Uni Emirat Arab (UEA) yang telah diterima bagi korban banjir. Langkah ini diambil setelah pemerintah pusat dan provinsi memberikan teguran keras.
Bantuan yang sempat diserahkan oleh Wakil Duta Besar UEA untuk Indonesia, Shaima Al Hebsi, pada Sabtu (13/12/2025) lalu, terpaksa dikembalikan kepada pihak pemberi.
Alasan Penarikan Bantuan UEA oleh Pemko Medan
Rico Waas menjelaskan bahwa penarikan dan pengembalian bantuan tersebut dilakukan karena Pemerintah Pusat belum memberikan izin resmi untuk menerima bantuan asing dalam penanganan bencana di daerah.
"Pemerintah Pusat belum membuka diri untuk menerima bantuan dari pihak asing, sehingga kami harus mengikuti regulasi tersebut dan mengembalikan bantuan ini," tegas Rico Waas di Medan Barat, Jumat (19/12/2025).
Bantuan Sempat Didistribusikan, Lalu Ditarik Kembali
Fakta mengejutkan terungkap bahwa sebagian bantuan dari UEA tersebut telah lebih dulu didistribusikan kepada warga terdampak banjir di beberapa titik. Namun, menyusul instruksi dari pusat, Pemko Medan melakukan tindakan dengan menarik kembali bantuan yang sudah di tangan masyarakat.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hary Tanoe, Trump, dan Misteri Indonesian CIA
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002: Fakta, Lokasi, & Kaitannya
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Girik, Letter C, Petuk Harus Konversi ke SHM
Berkas Epstein Dibuka: Memo FBI Sebut Trump Dikendalikan Israel, Benarkah?