Impor Beras 2025: 364.300 Ton untuk Kebutuhan Khusus & Industri, Kementan Pastikan Tak Ganggu Harga Petani

- Senin, 01 Desember 2025 | 22:50 WIB
Impor Beras 2025: 364.300 Ton untuk Kebutuhan Khusus & Industri, Kementan Pastikan Tak Ganggu Harga Petani

Kementan Pastikan Stabilitas Harga dan Perlindungan Petani

Arief menegaskan bahwa impor beras khusus ini tidak akan mempengaruhi pasar beras medium domestik dan tidak menekan harga gabah petani. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kelancaran segmen industri tertentu, sambil tetap memprioritaskan stabilitas pangan nasional.

"Segmen industri harus berjalan, tetapi stabilitas pangan dan perlindungan petani tetap menjadi prioritas," ujarnya.

Produksi Dalam Negeri Surplus, Pasokan Aman

Di sisi lain, Kementan memastikan bahwa produksi beras dalam negeri dalam kondisi aman dan surplus. Berdasarkan data BPS, produksi beras tahun ini diproyeksikan mencapai 34,79 juta ton, sehingga mampu memenuhi kebutuhan beras medium nasional.

"Bersyukur tahun ini kebutuhan beras medium kita aman dari tangan petani dalam negeri dan sudah surplus. Produksi kita mencukupi, sehingga tidak ada alasan untuk impor beras medium. Petani tetap menjadi prioritas utama," lanjut Arief.

Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa impor yang terjadi tidak mengurangi pencapaian swasembada beras medium, tetapi ditujukan untuk memenuhi permintaan niche market dan bahan baku industri yang tidak bisa diproduksi lokal.

Halaman:

Komentar