Dari data sementara, tiga orang pengendara motor menjadi korban jiwa dalam musibah ini. Sementara itu, empat orang penumpang yang berada di dalam mobil berwarna merah berhasil diselamatkan dalam kondisi luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kapolsek Prambanan Sleman, Kompol Dede Setiyarto, memberikan konfirmasi dan rincian korban. "Untuk korban ada tujuh orang. Rinciannya, yang di dalam mobil merah empat orang, berisi suami istri dan dua balita. Tiga orang lainnya adalah pengendara motor, dengan rincian satu motor boncengan dan satu motor tunggal. Nah, yang naik motor inilah yang meninggal dunia," jelasnya.
Penyelidikan Kronologi Kecelakaan Kereta Api
Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan untuk memastikan kronologi pasti kecelakaan kereta api di Sleman ini masih terus dilakukan. Petugas kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari para saksi mata, warga sekitar lokasi kejadian, serta petugas palang pintu perlintasan kereta api (penjaga pintu perlintasan sebidang) untuk menyusun rekonstruksi peristiwa.
Insiden kecelakaan kereta api di Yogyakarta ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan dan kewaspadaan di perlintasan sebidang, baik bagi pengemudi kendaraan maupun kelayakan infrastrukturnya.
Artikel Terkait
Dugaan Aliran Uang Rp50 Juta ke Ibu Menteri Terungkap di Sidang Kasus K3 Noel Ebenezer
Dokumen Epstein Ungkap Hary Tanoe, Trump, dan Misteri Indonesian CIA
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002: Fakta, Lokasi, & Kaitannya
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Girik, Letter C, Petuk Harus Konversi ke SHM