Ivan Yustiavandana menegaskan bahwa memulihkan kondisi pecandu judi online ke keadaan normal membutuhkan waktu yang sangat lama. Proses pemulihan ini bisa memakan waktu lebih dari 10 tahun untuk membangun kembali kehidupan yang hancur. Namun, pemulihan tentu tidak mungkin bagi mereka yang sudah mengakhiri hidupnya.
Judol Picu Keretakan Rumah Tangga dan Perceraian
Masalah judi online juga disebut-sebut sebagai pemicu keretakan rumah tangga. Ivan mengungkapkan bahwa banyak kasus perceraian di Indonesia yang dilatarbelakangi oleh masalah judol. Fakta di pengadilan agama menunjukkan banyak gugatan ceri yang diajukan istri terhadap suami karena kecanduan judi online.
Dengan demikian, PPATK mengingatkan masyarakat akan bahaya laten judi online yang tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga menghancurkan tatanan sosial dan keluarga.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hary Tanoe, Trump, dan Misteri Indonesian CIA
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002: Fakta, Lokasi, & Kaitannya
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Girik, Letter C, Petuk Harus Konversi ke SHM
Berkas Epstein Dibuka: Memo FBI Sebut Trump Dikendalikan Israel, Benarkah?