Langkah pertama yang penting adalah melakukan pendalaman pasar melalui diversifikasi produk keuangan syariah dan inovasi model bisnis yang lebih kreatif dan kompetitif.
2. Penguatan Koneksi dengan Sektor Riil dan Komunitas
Strategi kedua berfokus pada penguatan hubungan langsung dengan sektor riil dan komunitas umat. Keuangan syariah diharapkan dapat hadir secara nyata dalam kehidupan masyarakat, tidak terbatas hanya di pusat-pusat bisnis konvensional.
3. Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Akselerasi
Yang ketiga adalah optimalisasi teknologi digital sebagai jalur utama akselerasi pertumbuhan. Integrasi layanan keuangan syariah dalam platform digital dan pengembangan model layanan berbasis fintech syariah dirancang khusus untuk memperluas akses, terutama bagi UMKM dan generasi muda.
Digitalisasi untuk Transparansi dan Kepercayaan
Mahendra Siregar menegaskan bahwa digitalisasi dalam keuangan syariah tidak hanya sekadar tentang kemudahan akses, tetapi juga mencakup aspek transparansi, efisiensi, dan pembangunan kepercayaan yang lebih kuat di kalangan masyarakat.
Artikel Terkait
Dugaan Aliran Uang Rp50 Juta ke Ibu Menteri Terungkap di Sidang Kasus K3 Noel Ebenezer
Dokumen Epstein Ungkap Hary Tanoe, Trump, dan Misteri Indonesian CIA
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002: Fakta, Lokasi, & Kaitannya
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Girik, Letter C, Petuk Harus Konversi ke SHM